MEDIA ONLINE PRAMUKA LINTAU

Lintau Scout Community (LSC) Information Center

MEDIA ONLINE PRAMUKA LINTAU - Lintau Scout Community (LSC) Information Center

PELANTIKAN PRAMUKA PENGGALANG SMP NEGERI 3 LINTAU BUO

LINTAU BUO UTARA. Pada hari Sabtu (26/11) sebanyak 20 Orang Anggota Pramuka Penggalang Gudep 04.12/819-820 SMPN 3 Lintau Buo  dilantik oleh kak Jusmaniar selaku Pembina Pramuka SMPN 3 Lintau Buo. Pelantikan tersebut merupakan pelantikan dari Calon Penggalang menjadi Penggalang. Selain itu, ada juga beberapa orang Anggota yang dilantik naik tingkat menjadi Penggalang Ramu dan Rakit. Sebelumnya anggota yang dilantik naik tingkat tersebut telah memenuhi Syarat Kecakapan Umum (SKU) sesuai dengan tingkatannya masing-masing.

Upacara pelantikan yang bertempat di Lapangan SMPN 3 Lintau Buo ini berlangsung dengan Khidmat. Dalam Amanatnya, Kak Ju (Sapaan akrab Kak Jusmaniar) mengharapkan agar anggota Pramuka yang telah dilantik dapat selalu mengamalkan Satya Dharma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari dan dapat menjadi teladan bagi siswa lainnya di sekolah. Tampak hadir dalam upacara pelantikan , Kak Herdawati yang juga merupakan Pembina Pramuka SMPN 3 Lintau Buo

Setelah upacara pelantikan selesai, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan latihan Gudep. Latihan ini dibantu oleh beberapa orang Pramuka Penegak dari SMAN 1 Lintau Buo, diantaranya Triana Putri, Rio Apriyadi, Arifki Ananda Putra, MY Reynaldo Akbar dan Yossy Alrin. Materi latihan kali ini, lebih difokuskan pada persiapan untuk mengikuti kegiatan Jambore Ranting (JAMRAN) yang akan diselenggarakan oleh Kwarran 04.12 Lintau Buo Utara pada tanggal 28 s/d 30 November 2011 di Kayu Meranting, Tanjung Bonai. (Admin LSC)

SEJARAH LAGU KEBANGSAAN INDONESIA RAYA

PENDAHULUAN

Setiap bangsa di dunia ini memiliki lagu kebangsaannya. Lagu kebangsaan itu bukanlah sekedar merupakan lagu untuk keindahan belaka, tetapi merupakan ungkapan dan cetusan cita-cita nasional bangsa yang bersangkutan. Ia merupakan sublimasi api perjuangan bangsa dalam mencapai cita-cita nasional dan mempertahankan kemerdekaan dan kehormatan bangsa.

a. Setiap bangsa gembira, bersemangat dan bangga apabila mendengar lagu kebangsaannya dinyatakan dan didengungkan dan mereka menghormatinya dengan khidmat.

b. Suatu insiden antara dua bangsa akan terjadi apabila suatu bangsa mempermainkan atau menghina lagu kebangsaan bangsa lain. Penghinaan terhadap suatu lagu kebangsaan dirasakan sebagai penghinaan terhadap bangsa pemilik lagu kebangsaan itu. Dalam hubungan internasional antara bangsa-bangsa di dunia, maka setiap bangsa berkewajiban untuk menghormati bangsa lain.

c. Lagu kebangsaan Indonesia Raya adalah milik bangsa Indonesia. “Indonesia Raya” merupakan ungkapan dan cetusan cita-cita nasional bangsa Indonesia. Ia merupakan sublimasi api perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai dan mempertahankan kemerdekaan dan Negara Indonesia. Ia merupakan pula pemersatu bangsa dan tekad bangsa Indonesia.

d. “Indonesia Raya” yang berkumandang di seluruh pelosok tanah air Indonesia selama perang kemerdekaan di Indonesia, telah mengorbankan semangat dan keberanian rakyat dan pemuda Indonesia untuk bertempur sampai titik darah penghabisan dalam mempertahankan dan menegakkan kemerdekaan, meskipun mereka hanya menggunakan bambung runcing untuk melawan tentara colonial yang bersenjata modern. Oleh karena itu bagi bangsa Indonesia, lagu kebangsaan Indonesia Raya dan bendera kebangsaan Sang Merah Putih adalah kehormatan bangsa dan Negara Indonesia. Continue reading

Riwayat Kepanduan dan Kepramukaan Di Indonesia

1.      U M U M

Pada hakikatnya Pola Pembinaan disusun berdasarkan penghayatan sejarah perkembangan kepanduan / kepramukaan di Indonesia. Dengan perkataan lain kondisi nasional Gerakan Pramuka dapat ditinjau dari segi sejarah perkembangannya yang merupakan riwayat dasar kepanduan/kepramukaan di Indonesia.

a.      Perkembangan pendidikan kepanduan/kepramukaan di Indonesia adalah sejalan dan sesuai dengan sejarah perkembangan bangsa Indonesia, dan merupakan bagian dari perjuangan/pembangunan bangsa Indonesia, serta ada kaitannya dengan :

1)    Perintisan kemerdekaan, tahun 1908 – 1928

2)    Konsolidasi kekuatan nasional, tahun 1928 -1945

3)    Perjuangan fisik dan pengisian kemerdekaan (pembangunan nasional) tahun 1945 sampai sekarang

b.      Sesuai dengan strategi Gerakan Pramuka, maka usaha pendidikan kepanduan/kepramukaan di Indonesia merupakan salah satu segi pendidikan nasional yang penting, serta merupakan bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Karena itu, riwayat dasar kepanduan/kepramukaan di Indonesia perlu dipelajari dan dihayati, agar :

1)    Diketahui proses pembentukan dan perkembangan Greakan Pramuka dan diketahui pula peranan apa yang dilakukannya dalam perjuangan bangsa Indonesia.

2)    Diketahui dan diinsafi kedudukan gerakan Pramuka dalam hubungannya dengan sejarah perjuangan bangsa Indonesia dan ketahanan nasional.

3)    Dapat dipahami kebijaksanaan dalam penyelenggaraan pendidikan kepramukaan di Indonesia.

c.      Kepanduan di Indonesia yang sekarang menjadi Gerakan Pramuka berkembang sejak tahun 1912.

Sampai berakhirnya zaman penjajahan Belanda di Indonesia terdapat dua kelompok organisasi kepanduan, yaitu :

1)    Organisasi-organisasi dalam kelompok yang berorientasi pada kepentingan pemerintahan kolonial Belanda

2)    Orgnisasi-organisasi dalam kelompok yang berorientasikan pada kepentingan perjuangan Bangsa Indonesia. Continue reading

PETA LAPANGAN

Tujuannya untuk menggambarkan keadaan atau kondisi suatu lapangan dan daerah sekitarnya dalam skala yang lebih kecil.

Peralatan yang perlu dipersiapkan dalam pembuatan peta lapangan ini adalah : Pensil Teknik 2B, Penggaris panjang, Busur derajat, Kertas buffalo, Kompas bidik dan Meja kerja

 Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan peta lapangan.

1.             Penentuan Skala

Hal ini berkaitan erat dengan luas lapangan yang akan digambar dan kertas gambar yang akan dipergunakan sehingga apa yang ada di lapangan dan daerah sekitarnya yang dekat dengan lapangan tersebut dapat tergambar semuanya.

2.             Penentuan Batas dan Sudut Batas Lapangan

Setelah diketahui batas lapangannya maka batas-batas tersebut dibidik dari tengah lapangan dengan kompas bidik untuk diketahui berapa sudut batas lapangan tersebut. Penggambaran peta lapangan harus menghadap ke utara. Continue reading