MEDIA ONLINE PRAMUKA LINTAU

Lintau Scout Community (LSC) Information Center

MEDIA ONLINE PRAMUKA LINTAU - Lintau Scout Community (LSC) Information Center

RENUNGAN HARI PRAMUKA 2012

544288_DSC_6667  (1).JPG

Kakak-kakak, saudaraku dalam bakti, di malam yang sunyi ini kita kembali berkumpul ditempat ini seperti setahun yang lalu. untuk mencoba melihat kedalam hati kita masing-masing apa yang telah kita lakukan selama setahunini…? Sudahkah kita memenuhi setiap janji yang kita ucapkan tahun lalu…???Jawabannya ada di diri kita masing-masing… apa yang sudah kita lakukanselama setahun ini untuk anak bangsa…!!! Atau tidak melakukan apa-apa…?

Saudaraku dalam bakti… Saat ini semua petinggi negeri kita membicarakankarakter bangsa… semua merasa bahwa saat ini bangsa kita telah kehilangankarakter itu… korupsi meraja lela, kejujuran sudah susah kita temukan, rasapersaudaraan sudah makin menghilang yang ada hanya saling curiga…sering kali kita melihat tawuran walau hanya karena masalah sepele…disintegrasi bangsa terus mengancam… nilai nasionalisme hanya tinggalslogan…Sadarkah kita begitu banyak orang berharap kepada Gerakan Pramuka untuk dapat merubah kondisi ini…? Continue reading

Merintis Jalan Pembentukan Saka Pariwisata

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Prof. Dr. H. Azrul Azwar, M.P.H Senin siang (27/2) menandatangani Kesepakatan Bersama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tentang Peningkatan Kemampuan Anggota Gerakan Pramuka di Bidang Kepramukaan. Penandatangan kesepakatan itu berlangsung Senin (27/2) di Auditorium Gedung Sapta Pesona di Jalan Medan Merdeka Barat No. 17, Jakarta Pusat.
Ikut hadir dan menyaksikan acara penandatangan itu adalah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dr. Andy Alfian Mallarangeng, para pejabat Kementerian Pariwisara dan Pimpinan Kwarnas.
Kak Andi menyambut baik penandatangan kesepakatan ini, guna mendukung Anggota Gerakan Pramuka untuk lebih mencintai Indonesia, “Salah satu metoda revitalisasi Gerakan Pramuka, mencari model-model kegiatan Pramuka yang fun, menambah ilmu pengetahuan, mempunyai nilai tambah, membangun karakter anak-anak muda, sekaligus memberikan penanam nilai rasa kebangsaan,”
Sementara itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu dalam sambutannya sempat mengatakan bahwa dirinya pernah aktif dalam Gerakan Pramuka saat masih duduk di Sekolah Dasar. Hal ini yang mengingatkan beliau betapa pentingnya penanaman keterampilan pada Anggota Gerakan Pramuka, terutama dalam bidang Patriwisata dan Ekonomi Kreatif. Continue reading

INFO KEGIATAN : Peringatan Hut BP Oleh ATLSH

Salam Pramuka !!!

Dalam rangka memperingati HUT Baden Powell (Bapak Pandu Dunia) ke-155 Tahun 2012, Ambalan Penegak Tuanku Lintau dan Siti Hajir (ATLSH) Gudep 04.12/819-820 SMAN 1 Lintau Buo akan mengadakan serangkaian kegiatan, diantaranya :

1. Apel Peringatan HUT BP
2. Hiking/Penjelajahan
3. Nonton Bareng
4. Penghijauan

Rangkaian kegiatan ini akan digelar pada tanggal 22 Februari 2012, yang peaksanaannya dipusatkan  di Kampus SMAN 1 Lintau Buo.
Kegiatan ini akan dikuti oleh Pramuka Penggalang & Penegak yang ada di Lintau (Lintau Buo & Lintau Buo Utara)

Mohon do’a dan dukungan kakak2 semua untuk kelancaran kegiatan tersebut.

Salam Pramuka !!!

Wassalam,

Ka.Mabigus : Drs Dafrimal M.Si
Pembina Gudep : Syaflidar S.Pd , M.Si
Pradana Umum : Septian Adi Putra
Ketua Sangker : Arezka Maha Putra
Dan Seluruh Keluarga Besar ATLSH

Kwarnas Miliki Kode Akses Tanggap Darurat 1408

Jakarta (25/1), Kwartir Nasional Gerakan Pramuka akan menandatangani nota kesepakatan kerjasama kepada para operator seluler tentang penggunaan SMS (Short Message Service) Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.Penandatanganan naskah kerjasama ini dilaksanakan tanggal 25 Januari 2012 di kantor Kwarnas Gerakan Pramuka, Jakarta. PARA PIHAK dengan ini setuju untuk menandatangani Nota Kesepakatan Kerjasama selanjutnya disebut NOKES Dengan nota kesepakatan tersebut atau disebut Nokes, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka resmi menggunakan SHORT MESSAGE SERVICE (SMS) CRISIS CENTER PRAMUKA PEDULI dengan nomor kode akses 1408.

NOKES ini dimaksudkan untuk meningkatkan kerja sama antara PARA PIHAK dalam rangka meningkatkan pelayanan penerimaan informasi dari masyarakat dalam hal tanggap darurat bencana. Sedangkan tujuannya adalah terwujudnya kerja sama produktif antara PARA PIHAK dalam rangka peningkatan pelayanan masyarakat dalam penanggulangan bencana dan sebagai landasan hukum dalam pelaksanaan NOKES SMS PRAMUKA PEDULI 1408. Para pihak yang menandatangani dan menyetujui nota kesepakatan itu adalah 1. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk, 2. PT INDOSAT,Tbk, 3. PT XL AXIATA,Tbk, 4. PT IND TELEKOMUNIKASI SELULAR, 5. PT SMARTFREN TELECOM Tbk, 6. PT BAKRIE TELECOM Tbk, 7. PT SAMPOERNA TELEKOMUNIKASI INDONESIA, 8. PT AXIS TELEKOM INDONESIA, 9. PT HUTCHINSON CP TELECOMMUNICATIONS, 10. PT SMART TELECOM

Dalam nota kesepakatan itu, para operator seluler menyediakan layanan berupa pembukaan Kode Akses 1408 kepada Kwarnas Gerakan Pramuka guna dapat diakses pengguna OPERATOR untuk mengirimkan informasi dari masyarakat kepada Kwarnas Gerakan Pramuka melalui SMS Pramuka Peduli 1408. Dari pihak Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, penandatanganan naskah kerjasama itu dilakukan oleh Waka Kwarnas Bidang Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana, Marsekal Madya TNI Eris Herryanto, M.A. Dipilihnya nomor 1408 ujar Kak Eris Herryanto adalah untuk lebih mudah diingat oleh warga masyarakat khusus warga Pramuka yang sangat tahu hajatan tahunan, Ulang Tahun Gerakan Pramuka, yaitu 14 Agustus yang diterjemahkan dan menjadi kode akses 1408 itu.

Sumber: http://www.facebook.com/kwarnas

PP NOMOR 13/KN/1978 TENTANG PETUNJUK PENYELENGGARAAN RAIMUNA

KEPUTUSAN

KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA

NOMOR : 13/KN/1978

PETUNJUK PENYELENGGARAAN RAIMUNA

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka:

Menimbang           :

1. Bahwa dalam rangka untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka, maka diselemnggarakan pendidikan kepramukaan yang berbentuk kegiatan-kegiatan yang menarik, sehat dan berguna bagi hidup, kehidupan dan penghidupan anak, remaja dan pemuda pada saat ini dan masa depan mereka ;

2. Bahwa bagi para Pramuka Penggalang telah ditetapkan adanya Jambore sebagai wadah kegiatan bersama, maka sesuai dengan prinsip-prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan, bagi para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega perlu ditetapkan suatu wadah kegiatan bersama yang tersendiri dengan istilah lain ;

3. Bahwa kepada para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, sesuai pula dengan prinsip-prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan, diberikan kesempatan untuk memimpin, merencanakan, melaksanakan serta mengevaluasi kegiatan-kegiatan kepramukaan yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi pemuda pada saat ini ;

4. Bahwa kata “Raimuna”, yang berasal dari bahasa daerah Irian Jaya, adalah tepat untuk digunakan sebagai pengganti kata Jambore bagi para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, karena selai memperkaya bahasa Indonesia juga mempunyai kesamaan idiil, tujuan dan sasaran seperti Jambore ;

5. Bahwa untuk maksud tersebut pada titik 1 sampai dengan 4 diatas perlu ditetapkan suatu petunjuk penyelenggaraan yang praktis, luwes dan yang dapat digunakan sebagai pedoman bari Kwartir-kwartir dan Kortan-Kortan, Gugusdepan-gugusdepan, para Pembina Pramuka dan para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam menyelenggarakan Raimuna.

Mengingat              :

1. Keputusan Presiden R.I. No. 238 Tahun 1961 juncto Keputusan Presiden R.I. No. 12 Tahun 1971 tentang Anggaran Dasar Gerakan Pramuka;

2. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 045/KN/74, tentang Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka;

3. Putusan Musyawarah Nasional Nasional Gerakan Pramuka No : 04/MUNAS/74 Tahun 1974 Tahun 1974 Bab III. Continue reading

LIMA ELANG – FILM PETUALANGAN ANAK-ANAK PRAMUKA

Di tengah banyaknya keluhan orangtua dan masyarakat umum tentang tayangan sinetron maupun film-film layar lebar yang kurang mendidik, sebentar lagi kerinduan akan film nasional yang menarik, menghibur, dan mengandung nilai-nilai pendidikan bakal terjawab. Film petualangan anak-anak untuk semua umur berjudul “Lima Elang” bakal ditayangkan di bioskop-bioskop di Tanah Air.

“Lima Elang” yang berkisah tentang persahabatan dan petualangan lima anak yang dipertemukan menjelang dan dalam suatu perkemahan besar tingkat Kwartir Daerah, bisa disebut pula sebagai kado ulang tahun dalam rangka memperingati 50 Tahun (Tahun Emas) Gerakan Pramuka. Film itu memang merupakan kerjasama antara Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka dengan SBO Films, suatu perusahaan film yang para pengelolanya telah sukses lewat sejumlah film, termasuk film “Garuda Di Dadaku”.

Bertindak selaku produser adalah Kemal Arsjad dan Salman Aristo. Yang disebut terakhir juga menulis skenario film tersebut. Sedangkan sutradaranya adalah Rudi Soedjarwo, yang sebelumnya telah sukses menelurkan 17 film layar lebar. Bertindak sebagai produser eksekutif adalah sejumlah nama, termasuk Ketua Kwartir Nasional, Prof.Dr.dr Azrul Azwar, MPH. Continue reading

PP NOMOR 080 TAHUN 1988 TENTANG POLA DAN MEKANISME PEMBINAAN PRAMUKA PENEGAK DAN PANDEGA

KEPUTUSAN

KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA

NOMOR : 080 TAHUN 1988

TENTANG

POLA DAN MEKANISME PEMBINAAN PRAMUKA PENEGAK

DAN PANDEGA

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka

Menimbang    :

a. bahwa Pramuka Penegak dan Pandega merupakan kader utama pelanjut misi Gerakan Pramuka dan calon pembina dan pemimpin, karenanya perlu adanya pembinaan yang seksama ;

b. bahwa agar pembinaan termaksud dapat mencapai sasarannya, maka pola pembinaan dan mekanisme pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega perlu disesuaikan dengan perkembangan Gerakan Pramuka dan masyarakat dewasa ini ;

c. bahwa berkenaan dengan itu Pola Pembinaan Penegak dan Pandega yang ditrtapkan dengan keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor 105 tahun 1980 perlu disempurnakan.

Mengingat     :

1. Anggaran Dasar Gerakan Pramuka.

2. Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.

3. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor 050 tahun 1987 tentang Pokok-pokok Organisasi Gerakan Pramuka.

4. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor 083 tahun 1979 tentang Penyempurnaan Pola Umum Gerakan Pramuka.

5. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor 105 tahun 1980 tentang Pola Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega. Continue reading

INFORMASI RAIMUNA NASIONAL 2012

KERANGKA ACUAN RAIMUNA NASIONAL X TAHUN 2012

YANG DISEMPURNAKAN DALAM RAPAT KWARDA PAPUA, KWARDA PAPUA BARAT DENGAN KWARTIR NASIONAL DAN DKN 25 DAN 26 AGUTUS 2011 DI KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA

1.      Latar Belakang

Sejak lahirnya Gerakan Pramuka pada tahun 1961, Gerakan Pramuka telah mengemban amanah untuk membina generasi muda Indonesia dengan sistem kepanduan agar dapat menjadi kader dan pemimpin bangsa yang handal dengan bermodal watak serta tingkah laku yang baik dan bijaksana serta ditambah dengan nilai–nilai agama yang sesuai dengan keyakinannya masing – masing.

Dalam melakukan pembinaan terhadap generasi muda Indonesia, Gerakan Pramuka menggunakan sistem pembinaan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metoda Kepramukaan. Serta dilakukan penggolongan terhadap anggotanya, mulai dari Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega serta Orang Dewasa yang berdasarkan atas usia anggota.

Setiap golongan memiliki kegiatan besar yang merangkum semua metoda pembinaan yang dilaksanakan selama menjadi anggota Gerakan Pramuka. Mulai dari Pesta Siaga, Jambore untuk Penggalang, Raimuna untuk Penegak dan Pandega, serta Karang Pamitran bagi Orang Dewasa.

Saat ini merupakan masa transisi bagi usia pemuda 16 s.d. 25 tahun untuk mencari jati diri serta merupakan era globalisasi yang terdapat multi krisis, baik moral, dan tingkah laku, bahkan ekonomi. Sehingga pemuda dalam usia Penegak dan Pandega perlu metoda dan jenis kegiatan yang bertujuan untuk memberikan arahan agar menjadi kader pembangunan bangsa yang baik dan handal, minimal untuk dirinya sendiri dan keluarga.

Dalam tujuan dan tugas yang diemban Gerakan Pramuka serta untuk mengurangi dampak dari era globalisasi dan krisis multi dimensi tersebut serta dengan objek pembinaan usia 16 s.d. 25 tahun, maka Gerakan Pramuka, mulai dari Kwartir Nasional hingga Gugus Depan mengadakan kegiatan  besar bagi golongan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dengan nama Raimuna, yang merupakan kegiatan terdiri atas pengembangan wawasan, bakti, keterampilan, dan kebudayaan.

Raimuna sendiri merupakan dua buah kata yang berasal dari Suku Ambai, Provinsi Papua, terdiri atas Rai yang artinya Pertemuan, dengan Muna yang artinya Pemimpin/Kepala Suku. Sehingga Raimuna dapat diartikan Pertemuan Para Pemimpin/kepala Suku, makna tersebut dapat mewakili makna pertemuan besar Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, karena Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega merupakan para pemimpin dikelompoknya masing – masing dan calon pemimpina bangsa.

Sesuai dengan kelender kegiatan dan keputusan Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka tahun 2008, diputuskan pelaksanaan Raimuna Nasional pada tahun 2012 bertempat di Papua dan selaku tuan rumah adalah Kwarda Papua. Guna memperlancar segala usaha dan persiapan pelaksanaan kegiatan, maka diperlukan Kerangka Acuan Raimuna Nasional X tahun 2012. Continue reading